3 Penyakit Paling Mematikan di Dunia Menurut WHO

Ketika membayangkan akan “penyakit paling mematikan”, mungkin banyak orang akan terpikir dengan kategori seperti orang-orang yang kondisi tubuhnya sudah sangat menderita dan tidak lagi dapat hidup secara nyaman. Hal ini diakibatkan karena tipikal orang tersebut memiliki aneka macam gejala yang sangat parah bahkan kondisi nyawanya sudah berada dalam status yang sangat berbahaya karena dapat kapanpun hilang tanpa diduga. Sebaliknya bertolak belakang dari itu, ada banyak juga macam penyakit lainnya yang disebut orang serasa hanya kurang enak badan saja. Sehingga keberadaan dari penyakit ini hampir dirasa tidak terlalu memberi masalah besar.

Hal ini dapat diakibatkan karena penyakit ringan tersebut umumnya tidak akan membunuh banyak macam orang, dan hanya berakhir di kondisi tubuh yang sedikit tidak nyaman saja. Namun ternyata penyakit yang paling merupakan jenis berbahaya dan dapat mematikan adalah jenis penyakit yang perkembangannya berlangsung dengan lambat. Dari skala 56,4 juta kematian yang terjadi pada tahun 2015 lalu, sekitar 68%nya berasal dari kondisi kesehatan yang buruk hingga mencapai status kronis dalam periode jangka waktu yang panjang.

Berbeda dengan penyakit yang penyebaran berlangsung secara cepat dan timbul sebagai akibat dari suatu konsekuensi bencana, penyakit mematikan yang berkembang lambat dapat dipantau dan dikendalikan sehingga jumlahnya dapat lebih dikurangi. Menggunakan perhitungan yang tepat, perawatan, langkah untuk pencegahan dan saran dari pihak penyedia layanan kesehatan, pasien dapat mengambil langkah-langkah untuk menurunkan risiko konsekuensi dari kondisi fatal mereka. Berikut lima jenis penyakit paling tinggi yang tercatat sering membunuh banyak jenis orang di seluruh dunia setiap tahunnya, yang dianalisis dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

1. Penyakit Arteri Koroner

Penyakit ini menjadi salah satu jenis yang paling mengerikan dan telah membunuh banyak jenis orang. Penyakit ini dikenal dengan nama penyakit jantung iskemik. Pada jenis penyakit ini, kondisi pembuluh darah seseorang menjadi menyempit akibat dari timbulnya tumpukan di jalur pembuluh darah yang berada di dekat jantung. Saat dimana rongga pembuluh darah ini semakin sempit, maka orang tersebut akan memiliki resiko besar untuk terserang penyakit jantung. Gejala yang terjadi seperti rasa nyeri di dada, gagal jantung, serta kondisi aritmia. Anda mungkin memiliki resiko untuk dapat terserang penyakit jantung saat memiliki satu atau lebih kondisi berikut:

– Tekanan darah atau kadar kolesterol yang dalam ukuran tinggi

– Kebiasaan untuk merokok

– Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa

– Memiliki penyakit diabetes atau berat badan yang lebih dari normal

Untungnya berkat peningkatan yang cukup cepat dan progresif dalam peningkatan ilmu pengetahuan, perawatan medis dan pendidikan, angka kematian yang diakibatkan karena penyakit arteri koroner di masa kini telah menurun. Meskipun penyakit ini masih menjadi pembunuh nomor satu di dunia, namun banyak orang sudah lebih waspada dalam menjaga kondisi tubuhnya agar tidak mengalami penyakit ini hingga membuat hidupnya lebih menderita dan merepotkan pihak keluarga. Penyakit arteri koroner dapat dicegah dan dihindari dengan mempertahankan pola hidup yang baik.

Untuk mengurangi resiko terserang penyakit ini, berikut tips mudah yang dapat diikuti:

– Usahakan untuk berolahraga secara teratur

– Pertahankan berat badan anda di angka yang sehat

– Konsumsi makanan dengan pola diet seimbang yang rendah sodium, banyak konsumsi buah-buahan serta sayuran secara rutin dan seimbang

– Hindari merokok atau berada di kondisi yang banyak asap rokok

– Cukup konsumsi alkohol dalam kadar yang wajar dan tidak berlebihan

2. Stroke

Penyakit stroke menjadi salah satu jenis penyakit yang cukup berbahaya dan sering menjadi penyakit pembunuh manusia. Kondisi ini terjadi saat terdapat penyumbatan di arteri otak atau terjadi kebocoran. Akibatnya otak akan kekurangan oksigen dan banyak sel yang berada di sana dapat mati dalam waktu yang cepat. Pada penderita gejala ini akan merasa mati rasa pada bagian tubuhnya, kesulitan untuk beraktivitas seperti berjalan atau melihat, sehingga banyak dari mereka yang semakin bingung kian harinya. Gejala ini sering disebut dengan istilah mati rasa yang dialami bagian tubuh. Orang yang menderita penyakit ini bisa disembuhkan, namun memerlukan proses penanganan yang cukup intensif. Karena jika tidak dapat membuat status penderitanya mengalami cacat dalam waktu yang panjang. Akibat dari banyak orang yang belum sadar akan gejala dan bahaya yang ditimbulkan dari penyakit ini, maka banyak dari antara mereka yang terlambat untuk menyadarinya. Oleh karena itu penyakit ini sering menyebabkan kondisi berbahaya bagi penderitanya serta mengakibatkan bentuk kecacatan.

Faktor kondisi yang dapat menyebabkan risiko stroke seperti:

– Riwayat tekanan darah tinggi

– Riwayat stroke dari anggota keluarga

– Kebiasaan merokok, terutama jika dikombinasikan dengan melakukan kontrasepsi oral

– Riwayat diabetes

– Penyakit aneurisma otak atau malformasi pembuluh arteri-vena

– Faktor usia dan jenis kelamin

Beberapa faktor yang menimbulkan risiko stroke masih dapat dikurangi dengan perawatan pencegahan aneka kondisi yang dapat menimbulkan gejala ini, perubahan gaya hidup sehingga menjadi lebih baik. Secara garis besarnya, kebiasaan baik berikut dipercaya dapat menurunkan resiko terserang stroke:

– Mengontrol tekanan darah tinggi dengan tempo yang normal

– Lakukan olahraga secara teratur

– Konsumsi makanan sehat yang rendah sodium

– Hindari merokok maupun asap rokok

– Konsumsi minuman alkohol secukupnya

3. Infeksi Saluran Pernapasan

Beberapa jenis penyakit yang sering dialami di saluran pernafasan juga tergolong menjadi penyakit mematikan yang berbahaya. Beberapa contohnya seperti penyakit flu, bronkitis, TBC serta pneumonia. Keempat jenis ini merupakan contoh infeksi di bagian paru-paru yang dapat membuat kondisi anda menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Selain itu virus dan bakteri jahat yang masuk ke dalam saluran udara sering menyebabkan aneka gejala utama seperti batuk, sesak napas atau rasa sesak di dada, serta kondisi mengi. Jika hal ini tidak diobati, maka infeksi yang ada di saluran pernapasan bagian bawah dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya.

Untuk mencegah aneka macam infeksi pernapasan, ada baiknya anda untuk lebih sering mencuci tangan, terutama sebelum makan atau menyentuh bagian wajah. Faktor ini menjadi kondisi sensitif yang dapat memicu aneka macam gejala penyakit untuk bisa diderita Jika sekalipun anda tertular infeksi di saluran pernafasan ini, usahakan untuk berdiam di rumah untuk bisa banyak beristirahat dan lebih aktif dalam memulihkan kondisi tubuh anda. Agar bagian tubuh anda dapat mendetoks bagian infeksi yang dialami agar menjadi lebih cepat dibersihkan hingga kondisi anda kembali pulih. Dengan berdiam di rumah, anda juga sudah membantu agar orang lain tidak tertular. Demikian contoh 3 jenis penyakit yang dinyatakan paling berbahaya menurut lembaga kesehatan WHO. Semoga informasinya bermanfaat dan anda terus sehat selalu ya.