Lain Virus, TBC adalah Penyakit Mematikan di Dunia !

TBC menjadi singkatan penyakit dari Tuberkulosis yang mana, ini termasuk ke dalam jenis penyakit menular yang bisa menyebabkan masalah dari kesehatan terbesar kedua yang ada di dunia setelah hadirnya penyakit menular lainnya yakni HIV. penyakit ini sendiri sudah disebabkan oleh Basil yakni dari Bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Nah penyakit ini juga bisa menyerang bagian tubuh manapun itu, namun yang sering dan juga paling umum adalah Infeksi Tuberkulosis pada paru-paru manusia. 

Penyebaran penyakit ini juga bisa terjadi dengan melalui orang yang sudah mengidap Penyakit TBC. kemudian adanya gejala seperti Batuk atau Bersin menyemburkan air liur yang mana sudah terkontaminasi dan juga dihirup oleh orang sehat yang kekebalan tubuhnya lemah terhadap penyakit TBC. walau demikian, biasanya juga menyerang paru-paru, penyakit nya akan memberikan dampak juga ke tubuh lainnya seperti halnya Sistem Saraf Pusat – Jantung – pada bagian Kelenjar Getah bening dan juga beberapa hal lainnya. 

Indonesia sendiri sudah masuk dalam jangka waktu 5 besar negara dengan Jumlah Pengidap TBC Terbanyak se Asia Tenggara dengan adanya Jumlah dari pengidap TBC ini mencapai angka 305.000 jiwa di tahun 2012 silam. Jia Tuberkulosis Laten ini tidak segera mendapatkan uang dari situs s128 dan pengobatan, maka bisa lebih dari 50% orang yang tengah mengidap penyakit ini bisa meninggal seketika. Walau begitu adanya, hanya terdapat satu banding 10 kasus yang berkembang menjadi penyakit aktif. 

Dan mengenai Kasus TBC Laten, bahkan bakteri yang menyebabkan penyakit TBC ini belum aktif secara Klinis dan hanya berada di dalam tubuh. Jika nantinya sudah aktif, maka akan terjadi gejala pada periode tertentu dan hanya dalam hitungan Minggu maupun tahunan. Durasi ini juga bisa tergantung dari Kondisi Kesehatan dan juga daya tahan dari pengidapnya. 

Penyebab Hadirnya Penyakit Tuberkulosis ( TBC ) 

Penyebab dari TBC ini adalah hadirnya dari Bakteri yang sudah menyebar langsung melalui udara dan semburan air liur dari batuk atau bersin bagi si Pengidap TBC ini. Nama dari bakterinya adalah Mycobacterium Tuberculosis. Nah berikut ini ada beberapa kelompok orang yang mana memiliki resiko lebih tinggi tertular TBC itu sendiri. Seperti : 

  • Orang-orang yang mana sistem dari kekebalan tubuhnya sendiri menurun. Contohnya sendiri : pengidap diabetes, dan orang ini mampu dalam menjalani rangakaian kemoterapi atau terhadap HIV / AIDS. 
  • Orang yang nantinya mengalami Malnutrisi atau orang yang kekurangan Gizi. 
  • Para Pecandu Narkoba umumnya akan terkena penyakit ini. 
  • Para perokok juga umumnya akan terkena penyakit ini. 
  • Lalu para petugas medis yang sering kali berhubungan dengan adanya pengidap TBC. 

Gejala-Gejala dari Penyakit Tuberkulosis ( TBC ) 

Tuberkulosis ini umumnya akan menyerang di bagian paru-paru dengan mengalami gejala utama batuk berdahak dan juga bisa berlangsung lebih dari 2 Minggu lamanya. Batuk yang terjadi juga terkadang mengeluarkan dahak yang berwarna Seperti karat atau batuk darah. Dan para pengidap TBC juga biasanya akan kehilangan nafsu makan dan nantinya akan mengalami penurunan berat badan yang disertai dengan demam, keringat malam hari dan juga kelelahan. Jika nantinya Infeksi Tuberkulosis pada paru sudah menyebabkan kerusakan pada paru yang akan timbul Gejala sesak napas. 

Bakteri dari TBC ini bisa saja yang bersifat tidak aktif saat masuk ke dalam tubuh namun, seiring dari berjalannya waktu maka akhirnya bisa menyebabkan kemunculan gejala-gejala yang ada pada TBC. dan untuk kasus ini sendiri, kondisi tersebut sudah dikenal sebagai tuberkulosis laten. Sedangkan untuk TBC lainnya bisa langsung memicu gejala dikenal dengan Istilah Tuberkulosis aktif. 

Gejala-Gejala yang ada sebagai berikut : 

  1. Batuk secara terus menerus
  2. Mengalami Batuk berdarah
  3. Terdapat Penurunan berat badan
  4. Mengalami Demam dan juga Lemah pada bagian Tubuh
  5. Rasa sakit tepat di bagian organ dalam yakni paru-paru
  6. Infeksi yang tidak kunjung sembuh-sembuh
  7. Bisa menggigil pada waktu di malam hari
  8. Merasa kelelahan 
  9. Terdapat Urine yang warnanya sendiri kemerahan

Macam-Macam Penyakit TBC dan Pengobatannya 

Berikut ini bisa dilihat beberapa macam-macam penyakit TBC yang ada dalam dunia medis. Misalnya saja seperti : 

1. TBC Laten : yang mana untuk kondisi ini maka kalian bisa terkena sebuah infeksi TBC, dengan bakteri yang ada di dalam Tubuh dalam keadaan yang sedang tidak aktif serta tidak dapat menimbulkan adanya gejala di dalamnya. TBC ini juga disebut sebagai TBC yang tidak aktif atau TBC Infeksi yang nantinya bisa menular. Namun bisa saja berubah menjadi sangat aktif sehingga dari pengobatan ini penting sekali bagi TB Laten hanya untuk mengendalikan penyebarannya. 

2. TBC Aktif : dimana untuk kondisi yang satu ini kalian benar-benar akan sakit dan juga bisa saja menularkan ke orang lain. Dan ini semua bisa terjadi dalam beberapa minggu pertama setelah terinfeksi langsung pada Bakteri TBC atau dalam beberapa tahun kemudian. 

Untuk Pengobatan TBC 

Maka dasar dari pengobatan Tuberkulosis, maka mengobati TBC sendiri dapat memakan waktu jauh lebih lama dibanding mengobati infeksi bakteri dari jenis yang lain. Disini posisi kalian harus minum antibiotik yang setidaknya selama 6 sampai dengan 9 bulan. Jika kalian sudah mengalami TB Laten, maka kalian mungkin saja minum satu jenis OBAT TBC. dan untuk TBC Aktif, terutama sekali jika itu menjadi Virus yang tahan akan obat, maka memerlukan adanya beberapa obat sekaligus dan obat-obatan yang paling umum digunakan untuk bisa mengobati adanya Tuberkulosis ini seperti : 

# Dengan Isoniazid

# Dengan Rifampisin yakni gabungan dari Rifadin dan Rimactane

# Degan Etambutol atau Menyambutol

# Dengan Pirazinamid

Dengan menyelesaikan proses dari pengobatan sangat amat penting. Maka disini kalian jangan sampai tergoda untuk sesegera mungkin berhenti minum obat TBC. Namun yang paling terpenting bisa menyelesaikan terapi ini sesuai dengan anjuran dokter ya semuanya. 

Pencegahan Agar Tidak Terkena Tuberkulosis 

Langkah yang paling utama dan bisa dilakukan hanya untuk mencegah TBC dengan cara menerima Vaksin BCG atau Bacillus Calmette Guerin. Dan di Indonesia sendiri, Vaksin ini masih termasuk dalam sebuah daftar Imunisasi wajib dan juga sudah diberikan sebelum bayi sudah berusia selama kurun waktu 3 bulan. Vaksin BCG ini juga sudah dianjurkan langsung bagi anak-anak, remaja, atau juga orang dewasa yang mana belum pernah bisa untuk menerimanya pada waktu bayi. Namun perlu sekali diingat, bahwa efektivitas vaksin ini akan mampu berkurang pada orang dewasa. 
Lalu kapan kita seharusnya datang ke Dokter ? …. Kalian bisa sesegera mungkin untuk mengalami gejala-gejala yang sudah dipaparkan sebelumnya. Nah penangan yang tepat dan juga cepat bisa diminimalisir pada Komplikasi yang mungkin saja bisa terjadi. Sebab itu, maka kalian harus bisa dalam beberapa waktu memeriksa kesehatan kalian ke dokter yang ada.